Hanya 2% Peminat Yang Berhasil Masuk UNHAS

29 Jun 2016 , oleh humas01

Rektor Unhas Prof.Dr.Dwia Aries Tina Pulubuhu, M.A. memasuki Baruga Andi Pangerang Petta Rani pada acara Wisuda Lulusan Periode IV Unhas, 29 Juni 2016. (Foto:mda)

Mereka yang berhasil masuk Unhas harus bersyukur. Soalnyak persaingan menjadi warga Kampus Merah ini sangat ketat. Bayangkan saja, dari 73.331 pelamar jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) secara nasional yang hasilnya diumumkan 28 Juni 2016, hanya 1.667 orang yang diterima. Itu hanya 2% dari keseluruhan pelamar. Masih sedikit untung, pelamar Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) yang 34.842 orang, yang terjaring hanya 2061 orang yang diterima atau 6%.

‘’Fakta ini memberikan gambaran betapa tingginya persaingan masuk dan menjadi mahasiswa Unhas,’’ kata Rektor Unhas Prof.Dr.Dwia Aries Tina Pulubuhu, M.A. ketika mewisuda 2013 lulusan S-1 Unhas di Baruga Andi Pangerang Petta Rani Kampus Tamalanrea, 29 Juni 2016.

Dwia juga memaparkan produk proses belajar mengajar Unhas melalui indeks prestasi kumulatif (IPK) 44,5% wisudawan lulus dengan IPK di atas 3.40 dan 50,7% lulus dengan IPK 3.00 hingga 3,50. Hanya 4,7% lulus dengan IPK di bawah 3.00. Prestasi ini jelas membanggakan, karena sekitar 95.2% lulusan ber-IPK di atas 3.00.

Dari masa studi, sebut Dwia, 63,4%  menuntaskan pendidikan kurang dari 4 tahun dan 20,6% dengan masa studi antara 4-5 tahun. Hanya 16,0% dengan masa studi lebih dari 5 tahun. Namun yang lebih menggembirakan, lebih dari separuh lulusan menyelesaikan pendidikan cukup pendek, 4 tahun atau kurang.

Perolehan IPK dan lama studi yang semakin membaik dari waktu ke waktu menunjukkan pelaksanaan proses belajar mengajar di Unhas semakin berkualitas.

‘’Hal ini sejalan dengan cita-cita institusi ini meningkatkan kualitas proses belajar mengajar dari waktu ke waktu sampai dicapainya suatu proses pembelajaran yang baik, sebaik yang kita semua bayangkan,’’ kata Dwia.

Rektor Unhas juga menjelaskan perkembangan prestasi kegiataan kemahasiswaan juga sangat membanggakan. Seorang mahasiswa Unhas telah meraih juara 1 pada kompetisi karya tulis ilmiah ‘’The 8th  European Exhibition of Creativity and Innovation 2016’’ di Rumania pada tanggal 19-21 Mei 2016. Masih banyak lagi prestasi yang dicapai mahasiswa Unhas.

IPK dan masa studi yang baik ditambah dengan prestasi ekstra kurikuler yang baik pula merupakan perpaduan proses pembelajaran yang optimal bagi membangun kapasitas diri mahasiswa di perguruan tinggi.

‘’Jika kapasitas ini disertai dengan sikap yang menjunjung tinggi kejujuran, kerja keras, dan sopan santun, kepada mahasiswa yang seperti inilah kita dapat berharap akan menjadi calon-calon pemimpin masa depan bangsa,’’ sebut Dwia.

Orangtua Pantau Online

Beberapa tahun terakhir ini, Unhas berangsur-angsur menerapan manajemen berbasis teknologi informasi. Pengelolaan Kartu Rencana Studi (KRS), nilai ujian, kehadiran dosen, beasiswa, monitoring kegiatan, dan prestasi kemahasiswaan, semuanya telah berbasis teknologi informasi. Mulai semester depan, Unhas telah menyiapkan sistem yang dapat  membantu para orangtua/wali dapat memantau perkembangan prestasi akademik putra-putrinya secara online.

Perbaikan manajemen ini,transkrip nilai dapat diserahkan  kepada para wisudawan pada hari wisuda. Wisudawan dapat membawa pulang ijazah dan transkrip nilai bersamaan

Kinerja penelitian, pengembangan sumber daya, dan kerja sama tak kalah membanggakan. Unhas juga, kata Dwia. memiliki tiga pusat unggulan inovasi, yakni Pusat Unggulan Rumput Laut, Pusat Unggulan Pengembangan Peternakan Sapi Maiwa (Maiwa Breeding Center), dan Pengembangan Perguruan Tinggi untuk Pengetahuan Hijau (PETUAH) dengan unggulan Smart Land Used Technology (SALUT).yang merupakan bantuan dari Millenium Challenge Account-Indonesia (MCA-I).

‘’Pengembangan kerja dengan pemerintah daerah sebagai wujud tanggungjawab social Unhas juga berjalan dengan baik,’’ sebut Dwia. Pada tahun 2016 ini dilakukan inisiasi pengembangan garam rakyat ke garam industry di Kabupaten Jeneponto, pengembangan padi unggul di Kabupaten Bone dan Sinjai dan pencanangan Desa Mandiri Sejahtera di Kabupaten Bantaeng.

‘’Saya tak henti-hentinya mengajak para dosen, staf kependidikan, dan mahasiswa bahu-membahu berkontribusi dalam pengembangan Unhas menjadi institusi yang bereputasi dan disegani,’’ kunci Dwia Aries Tina Pulubuhu sembari menyampaikan ‘’Selamat Hari Raya Idil Fitri 1437 H, mohon maaf lahir dan batin’’. (*).

 

Read also :