FEB & FKM Buka Kelas Internasional

12 Jul 2016 , oleh humas01

Gedung Rektorat Universitas Hasanuddin

Universitas Hasanuddin mulai tahun akademi 2016/2017 menerima mahasiswa baru Kelas Internasional untuk dua fakultas, yakni Ekonomi Bisnis (FEB) dan Kesehatan Masyarakat (FKM). Mahasiswa baru kelas internasional ini terbuka bagi para lulusan sekolah lanjutan tingkat atas (SLTA) tahun 2015 dan 2016.

Pendaftaran dibuka secara online mulai 18 hingga 22 Juli 2016. Pada tanggal 27 Juli peserta mengikuti tes potensi akademik (TPA) dan dua hari kemudian (29/7) diumumkan mereka yang lulus ujian TPA.

Pada tanggal 1 hingga 3 Agustus 2016 dilaksanakan TOEFL bagi mereka yang lulus TPA dan pengumumannya dirilis 8 Agustus 2016, Mereka yang lulus TOEFL ini akan menjalani tes wawancara selama dua hari (9-10 Agustus) dan mereka yang dinyatakan lulus diumumkan 11 Agustus 2016.

Registrasi ulang dan pembayaran admission fee (biaya masuk) dan Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) berlangsung 11-12 Agustus 2016, dilanjutkan dengan penerimaan mahasiswa baru 15 Agustus 2016.

Tata cara pendaftaran dapat diakses 18 Juli dan untuk sementara kuota per program studi 20 orang. Mereka yang lulus di program ini tidak dibenarkan beralih ke program regular Unhas.  

Program ini diperuntukkan bagi mereka yang mampu. Oleh sebab itu, pada saat wawancara setelah peserta dinyatakan lulus TOEFL diharapkan orangtua para peserta dapat hadir guna memastikan mereka mampu membiayai putra mereka yang mengikuti program kelas internasional tersebut.

Bagi mereka yang lulus pada Fakultas Ekonomi Bisnis, dalam program ini dikenakan biaya registrasi sebesar Rp 1.000.000, SPP per semester Rp 15.000.000, dan adminission fee (biaya masuk) Rp 30.000.000. Sedangkan bagi mereka yang lulus pada Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) dikenakan biaya registrasi Rp 1.000.000, biaya SPP per semester Rp 16.000.000, dan biaya masuk Rp 35.000.000.  

‘’Mereka yang dinyatakan lulus melalui Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) boleh mengikuti tes kelas internasional ini. Hanya saja mereka yang lulus kelas internasional tidak boleh pindah ke kelas reguler, ,’’ ujar Wakil Rektor I Unhas Prof.Dr.Junaidi, M.Sc dalam rapat panitia bersama dengan Wakil Rektor IV Unhas Prof.dr.Budu, Sp.M. (K), Ph.D, Selasa (12/7).

Secara akademik guna memastikan bahwa yang diterima memenuhi standar akademik yang layak bagi program kelas internasional ini ditangani Wakil Rektor I. Sementara dalam operasional dan marketing-nya di bawah Wakil Rektor IV dan Direktur Kemitraan Internasional (DKI).

Prof.Junaidi mengatakan, mahasiswa baru kelas ini menggunakan pengantar bahasa Inggris dan diprogramkan agar mereka dapat mengikuti kuliah di universitas mitra Unhas di luar negeri. Dengan universitas mitra itu, mereka kelak dapat menjadi mahasiswa pendengar atau mengumpulkan kredit (credit earning) antara 1 hingga 6 bulan.

‘’Nanti pada tahun ketiga, mereka baru bisa  mengikuti kegiatan akademik ke lingkungan internasional,’’ ujar Junaidi.

Keuntungan program ini, mereka akan dapat diikutkan pada universitas mitra Unhas di luar negeri yang untuk sementara ini sudah siap adalah Griffith University, Australia, dan salah satu universitas Finlandia. Beberapa perguruan tinggi lain di luar negeri bakal menyusul seperti  di Jepang dan Taiwan. (*).

 

Read also :